Elle J. Hafiz: Pramoedya dan Ceritanya

Joe

Joe hoards and shares.

3 Responses

  1. the Bebex says:

    …mengingatkan kembali sosok Pram dengan Dji Sam Soe-nya yang hampir tidak pernah lepas dari tangannya yang sudah keriput karena tua. Ada satu masa di Kemang, Jakarta, Pram harus hadir menjadi salah satu pembicara dalam seminar/diskusi di situ. Organiser acara mengatakan agar dengan hormat ‘Pak Pram’ –begitu orang menyebutnya, mematikan rokok karena ruangan ini ber-pendingin ruangan dan dilarang merokok. Namun dengan santai dan relax Pram membalas, ‘…saya lebih rela meninggalkan ruangan ini daripada melepaskan rokok (Djisamsoe) ini. Rokok inilah yang telah menemani saya menghasilkan tulisan-tulisan itu!’.

  2. shahrizalisme says:

    Sesiapa yang nak baca buku2 Pram bolehlah beli di Pekan Buku, Universiti Malaya. Saya pernah jumpa siri buku Pulau Buru seperti Anak Semua Bangsa, Rumah Kaca, Jejak Langkah dan lain2 di Pekan Buku, UM. Kebanyakkannya buku original dari Indonesia dan tentunya berbahasa Indonesia. Saya secara peribadi lebih suka membaca karya Pram dalam Bahasa Indonesia berbanding terjemahan Bahasa Inggeris.

    Saya turut hadir di forum Pram tahun lepas yang disertai Max Lane dan lain2. USM juga sering mengadakan forum tentang Pram setiap tahun, kalau tak silap Feb. Dah 2 tahun berturut forum tentang pemikiran Pram diadakan di USM. Sesiapa yang minat boleh pergi.

    To Joe, I’m Shahrizal. Mang (Khuchalana) and Hakim’s friend. If you still remember, I was a lawyer who join critical mass last year and came to your shop a few times. I’m now in Melbourne reading for my PhD. Pls send my regards to Pudin, Rizie, Mang and Hakim. Pls let me know if anybody wants to come to Melbourne. Life is better in Melbourne…

  3. mushluv says:

    Keluarga Gerilya, di library UKM dan UTM ada. cerita yang sangat mengesankan.

Leave a Reply